Odd Couple Chronicle

Mum and Grandma November 16, 2005

Filed under: Family & Friends,Pictures — ambar @ 3:21 pm

Ibu Mark, Jean adalah seorang wanita yang aktif. Ketika mempunyai anak Mark dan Gwen, ia kembali ke bangku kuliah untuk menyelesaikan studynya. Sebelumnya ia bekerja menjadi seorang guru di Wales sembari mengajari Mark membaca. Oh ya Mark mengalami kesulitan baca ketika kecil karena dyslexia -sebuah keadaan dimana otak kurang mampu mencerna alphabet. Ketika anak2nya telah dewasa, Jean kembali mengambil kuliah di Open University dibidang Mapping atau Pemetaan. Hingga sekarang ia masih menekuni maapping dan GPS sembari ikut dalam beberapa penggalian geologi.

Rene, ibu Jean saat ini berusia 83th. Masih sehat dan terus aktif. Rene mempunyai 4 putra dan putri. Jean adalah anaknya yang pertama. Ketika mendengar berita pernikahan Ambar-Mark, Rene sangat senang. Pasalnya ini mengingatkan pada perkawinannya sendiri yang dilaksanakan sederhana tanpa keluarga. Waktu itu suaminya hendak ditugaskan dalam Perang Dunia II. Mereka memutuskan untuk menikah sebelum berangkat tugas.

 

Sri Mujiati adalah nama ibu Ambar. Lahir sebagai putri pertama dari pasangan Sutiah dan Kusri ini menyelesaikan masa sekolahnya di Surabaya dan Magetan. Bercita-cita menjadi seorang guru, ia kemudian ia memutuskan untuk bersekolah di IKIP Yogyakarta. Baru sekitar tiga semester kemudian menikah dengan Sudjud Samito -ayah Ambar yang waktu itu kuliah di Akutansi UGM. Ibu Sri mendedikasikan hidupnya pada anak-anak dengan menjadi ibu rumah tangga. Apalagi Ambar waktu kecil mengalami kesulitan baca yang mengharuskan sang ibu memberi les di rumah. Saat ini ibu Sri aktif sebagai kader Puskesmas di desa Wirokerten sembari mengawasi kedua putrinya yang lain -Rusdiana dan Devy.

Nenek Ambar, Sutiah adalah wanita mandiri. Sebagai putri pertama sebuah keluarga industri kulit membuat ia juga terjun dalam kegiatan ini. Ia berjualan produk kulit dan memasarkannya hingga Surabaya dan Yogyakarta. Tercatat dari kelima saudaranya hanya dia yang meneruskan usaha keluarga ini. Pada tahun 1999 nenek Tiah mengalami stroke dipicu oleh kondisi darah tinggi. Namun secara luarbiasa ia bisa kembali berjalan dan melakukan beberapa aktifitas. Ketika mendengar pernikahan Ambar – Mark nenek Tiah nampak gembira dan menyampaikan dukungannya. Namun sekitar dua minggu kemudian ia mengalami serangan stroke lagi. Kali ini ia dalam kondisi yang sudah sangat parah. Setelah dirawat beberapa minggu dirumah, ia mengembuskan nafas terakhir dengan damai bulan February 2005.

 

One Response to “Mum and Grandma”

  1. […] Ibu Mark, Jean adalah seorang wanita yang aktif. Ketika mempunyai anak Mark dan Gwen, ia kembali ke bangku kuliah untuk menyelesaikan studynya. Sebelumnya ia bekerja menjadi seorang guru di Wales sembari mengajari Mark membaca. Oh ya Mark mengalami kesulitan baca ketika kecil karena dyslexia -sebuah keadaan dimana otak kurang mampu mencerna alphabet. Ketika anak2nya telah dewasa, Jean kembali mengambil kuliah di Open University dibidang Mapping atau Pemetaan. Hingga sekarang ia masih menekuni maapping dan GPS sembari ikut dalam beberapa penggalian geologi. oleh Ambar […]


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s